Video Ahoker Ngamuk : “Tentara Aja Gue Potong”, Pakar Anti-komunis: Itu Tanda Ada Komunis


Perlu dicurigai ada unsur komunis di lapangan yang mendukung pasangan calon nomor urut dua di Pilkada DKI 2017. Hal itu terlihat dari video arogansi beberapa orang berbaju “Kotak-kotak” di salah satu tempat pemungutan suara (TPS) di Pilkada DKI (15/02).

Analisis itu disampaikan pakar anti-komunis Alfian Tanjung kepada intelijen (16/02). “Dalam video, orang berbaju kotak-kotak mengancam tentara saja dia potong. Itu tanda-tanda karakter komunis. Komunis tidak suka tentara. Ini sangat berbahaya dan harus segera ditangkap,” kata Alfian.

Alfian mengungkapkan, kebencian terhadap tentara bagian dari doktrin komunis, karena selama ini TNI dianggap sebagai pihak yang membasmi kader PKI pasca pemberontakan G30SPKI.

Menurut Alfian, pendukung Ahok tersebut berani mengancam siapa saja termasuk tentara karena merasa berkuasa. “Kalau berkuasa seenaknya sendiri. Kalau tidak berkuasa mengaku korban pelanggaran HAM. Padahal aslinya pelanggar HAM,” tegas Alfian.

Alfian mendesak semua pihak, bahwa insiden ancaman terhadap siapa saja termasuk tentara harus disikapi secara serius. “Lihat saja beberapa pendukung Ahok yang sangat arogan dan memprovokasi terhadap petugas di TPS. Ini tidak bisa dibiarkan. Panwaslu dan polisi harus bertindak,” jelas Alfian.


Saat ini beredar video di situs Youtube sejumlah orang yang “berbaju kotak-kotak” mengamuk saat berada di TPS wilayah Jakarta.

Dalam video bertajuk “Pria Baju Kotak-Kotak Ngamuk, Tentara Aja Gua Potong Disini Apalagi Lo!!”, salah seorang berbaju kotak-kotak berteriak,”Tu anak siapa itu anak kecil tadi eh.. tentara gua potong di sini, apalagi elu ye!” (int)

(Visited 141 times, 1 visits today)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *