Sssttt….Diwarnai Bercak Sp*rma, Ini 15 Fakta Skandal S*ks Bupati-Istri Polisi


Kasus yang menimpa Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie dan Farida mengejutkan banyak orang. Suguhan fakta kasus selingkuh orang nomor satu di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng) itu cukup menggemparkan.

Bupati Katingan dan Farida Yeni tertangkap basah sedang tidur dalam kondisi tanpa busana di sebuah rumah kontrakan. Kepada polisi, keduanya mengaku sudah melakukan hubungan badan sebelum digerebek.

Berikut 15 fakta skandal perselingkuhan Bupati Katingan dengan Farida Yeni:

1. Bupati Katingan Kepergok Tidur Tanpa Busana dengan Farida Yeni

Bupati Katingan, Ahmad Yatengli dan Farida Yeni digerebek di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Kamis (5/1) sekitar pukul 02.00 WIB. Saat digerebek, Yantenglie dan Farida dalam kondisi tanpa busana alias bugil.

2. Farida Yeni Istri Anggota Polri, Aipda Sul

Farida Yeni merupakan istri sah anggota polisi, Aipda Sul. Dialah yang menggerebek Farida Yeni saat bobo nikmat dengan Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie. Aipda Sul juga yang melaporkan pasangan cinta terlarang itu ke polisi.

3. Istri Bupati Katingan Jabat Wakil Ketua DPRD

Istri Bupati Katingan Ahmad Yantenglie adalah Wakil Ketua DPRD Katingan, Endang Susilawatie. Endang disebut-sebut lebih cantik dari selingkuhan sang bupati, yakni Farida Yeni.

Postur tubuh Endang Susilawatie cukup proporsional. Kulitnya putih, wajahnya cantik, dan kesehariannya mengenakan hijab. Dari pernikahannya dengan Yantenglie, Endang telah dikarunia seorang putri.

4. Bupati Katingan Sudah Empat Kali Menikah

Bupati Katingan, Kalteng Ahmad Yantenglie (AY) ternyata sudah 4 kali menikah. Tiga kali menikah resmi dan satu kali menikah siri. Istri yang sekarang yakni Endang Susilawatie merupakan istri sah yang ketiga, sedangkan Farida Yeni merupakan istri keempat yang dinikahi secara siri.

“Istri yang pertama ada di Sampit. Yang kedua sudah cerai, dan yang sekarang Endang Istri sah ketiga,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng, Kombes Gusde Wardana.

5. Bupati Katingan dan Farida Berhubungan Badan Sebelum Tidur Telanjang

Bupati Katingan Ahmad Yantenglie dan Farida Yeni berhubungan badan sebelum tidur dalam kondisi telanjang pada Kamis (5/1/2017). Saat sedang tiduran itulah, suami Farida, Aipda Sul datang dan menyaksikan pasangan cinta terlarang itu dalam keadaan bugil. Aipda Sul langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

6. Sperma Bupati Katingan Nempel di Tubuh Farida Yeni

Salah satu bukti yang menjadi alasan polisi menetapkan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie dan Farida Yeni sebagai tersangka yakni penemuan sperma yang diduga milik Yantenglie. Polisi menemukan sperma Bupati Katingan di tubuh Farida Yeni saat menjalani pemeriksaan di Polda Kalteng.

“Hubungan suami istri juga sudah dilakukan lebih dari satu kali,” ujar  Direktur Kriminal Umum Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Gusde Wardana.

7. Bupati Katingan Berhubungan Intim dengan Farida Yeni saat Haid

Polisi mengungkap fakta baru kasus perselingkuhan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie dengan Farida Yeni. Polisi menyebut Bupati Katingan melakukan hubungan intim saat Farida Yeni sedang haid alias datang bulan.

“Ya, benar, dia (Farida, Red) haid. Kalau malam itu, sekali (berhubungan badan, Red). Sebelum-sebelumnya juga pernah,” ujar Direskrimum Polda Kaltem Kombes Pol Gusde Wardana kepada Kalteng Pos (Jawa Pos Group/pojoksatu).

8. Bupati Katingan dan Farida Yeni Nikah Siri di Bogor

Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie membuat pengakuan mengejutkan saat menjalani pemeriksaan di Polda Kalimantan Tengah (Kalteng). Yantenglie mengaku sudah menikah siri dengan istri polisi, Farida Yeni.


Yantenglie mengatakan, dia dan Farida menikah siri di Bogor Jawa Barat. Foto buku nikah Yantenglie dan Farida pun beredar di media sosial dan aplikasi WhatsApp.

“Mereka mengaku sudah sebulan ini berkenalan dan sudah menikah siri di Bogor. Tapi kami belum mendapatkan bukti tekait pernikahan siri tersebut, sehingga itu tidak kami jadikan patokan penyidikan,” ujar Direktur Kriminal Umum Polda Kalteng, Kombes Pol Gusde Wardana.

9. Farida Yeni Poliandri

Pengakuan Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie dan Farida Yeni bahwa mereka menikah siri di Bogor, memunculkan masalah baru. Pasalnya, Farida Yeni masih tercatat sebagai istri sah Aipda Sul. Artinya, Farida Yeni telah melakukan poliandri. Dia menjadi istri polisi sekaligus istri Bupati Katingan.

10. KUA Bantah Nikahkan Bupati Katingan dengan Farida Yeni

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cibungbulang Boggor Jawa Barat, Baday Suja’i, membantah pernah menikahkan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie dengan istri polisi, Farida Yeni. Baday memastikan pasangan tersebut tidak tercatat sebagai pasangan suami istri di wilayah Cibungbulang Bogor.

“Kedua pasangan itu tidak tercatat di database KUA Cibungbulang. Tapi, saya belum memeriksa ke pihak kecamatan, memastikan agar lebih jelas,” ujar Baday, seperti dilansir Radar Bogor (grup pojoksatu), Sabtu (7/1/2016).

1. Bupati Katingan dan Farida Yeni Jadi Tersangka Perzinahan

Bupati Katingan Ahmad Yantenglie dan Farida Yeni telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perzinahan. Hasil pemeriksaan penyidik Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Kalteng, keduanya dinyatakan terbukti melakukan perzinahan.

“Hubungan suami istri juga sudah dilakukan lebih dari satu kali,” ujar  Direktur Kriminal Umum Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Gusde Wardana.

12. Istri Bupati Tahu Suaminya Selingkuh

Istri Bupati Katingan, Endang Susilawatie mengaku sudah tahu suaminya selingkuh. Dia juga mengaku sudah mengetahui suaminya menikah siri dengan Farida Yeni. Bahkan Endang mengetahui dimana suaminya sering berduaan dengan Farida Yeni.

“Saya sudah mengetahui (nikah siri, Red). Saya juga tahu di mana saja tempat kontrakan dan tempat mereka biasanya bertemu. Saya tidak kaget dengan masalah pernikahan siri itu,” ucap Endang yang tak lain adalah Wakil Ketua DPRD Katingan, Jumat (6/1).

13. Istri Bupati Tinggalkan Katingan

Istri Bupati Katingan, Endang Susilawatie meninggalkan Katingan untuk sementara waktu. Dia mengatakan, kasus yang membelit suaminya akan diselesaikan juga oleh pihak keluarga. Untuk sementara, dia mengaku berusaha menenangkan diri.

Namun sebagai istri seorang bupati dan seorang ibu, dia akan terus mendukung suaminya. Walaupun tindakan si suami sangat keterlaluan, Endang lebih memilih tersakiti hati dan terluka perasaan.

“Saya sedang tidak di Katingan. Ini mengganggu secara psikologis. Bagaimanapun, saya akan tetap bersama dengan bapak (Yantenglie, Red). Saya akan mendukung bapak, memberikan semangat. Mudah-mudahan dengan hal ini beliau sadar,” ujar Endang.

14. Bupati Katingan dan Farida Yeni tak Ditahan

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun Bupati Katingan Ahmad

Yantenglie dan Farida Yeni tidak ditahan. Sebab ancaman hukumannya hanya sembilan bulan penjara. Untuk sementara, keduanya hanya wajib lapor. Ditreskrimum Polda Kalteng menjerat pasangan Ahmad Yantenglie dengan pasal 284 KUHP tentang perzinaan.

15. Bupati Katingan dan Farida Terancam Sanksi Adat

Dewan Adat Dayak Kalimantan Tengah (Kalteng) mengancam akan memberikan sanksi adat kepada Ahmad Yatenglie dan Farida Yeni. Sanksi adat bakal diberikan karena Yantenglie yang juga sebagai orang asli Dayak dinilai telah melakukan perbuatan asusila yang bertentangan dengan norma sosial di masyarakat.

“Kita hormati proses hukum negara yang sedang berjalan saat ini. Tetapi DAD juga akan menerapkan hukum adat atas kasus ini,” ujar Ketua DAD Kalteng H Agustiar Sabran.

(pojoksatu)

(Visited 322 times, 1 visits today)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *