Siap-siap Para Guru, Skor Ujian Sertifikasi Naik Jadi 80


ilustrasi-ukg-onlineTahun ini Kemedikbud meningkatkan jumlah skor yang harus dicapai oleh guru yang ikut program sertifikasi menjadi 80 poin. Padahal sebelumnya, sutiap guru hanya sudah bisa lulus jika memperoleh nilai 42.

“Tahun sebelumnya hanya 42. Tapi tahun ini kami tingkatkan menjadi 80 karena berdasarkan laporan Bank Dunia tidak ada perbedaan antara guru yang sudah bersertifikasi dan tidak bersertifikasi. Oleh karena itu, kami naikkan skornya menjadi 80,” kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Sumarna Surapranata usai penandatanganan nota kesepahaman uji sertifikasi dengan 15 rayon di Jakarta, Jumat (16/9).

Walaupun skor meningkat, terdapat perbedaan mekanisme dibanding tahun sebelumnya. Jika sebelumnya, guru yang tidak lulus sertifikasi maka tidak bisa ikut ujian lagi atau ikut pelatihan guru dari awal. Namun pada tahun ini, jika guru tidak lulus sertifikasi maka guru akan mendapatkan kesempatan untuk ikut ujian kembali sebanyak empat kali.

“Guru bisa belajar lagi secara mandiri dan ikut ujian kembali, maksimal empat kali,” katanya.


Pada tahun ini, lanjut Pranata, jumlah guru yang ikut sertifikasi sebanyak 69.259 guru. “Kami sudah sosialisasikan sejak beberapa bulan yang lalu, jadi kami harapkan tidak ada gejolak,” sebutnya.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut terkait dengan penyelenggaraan ujian sertifikasi guru yang akan diselenggarakan pada awal Oktober. Dari 15 rayon tersebut, jumlah peserta terbanyak ada di DKI Jakarta, yakni 8.136 guru dan anggaran yang dialokasikan sebanyak Rp32,29 miliar.

(Visited 9 times, 1 visits today)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *