Praakk!! Petugas Bandara Sempoyongan Ditampar Anggota DPRD: “Kamu tau dak aku siapo?”


Gara-gara parkir kendaraan tak sesuai aturan, Anggota DPRD Provinsi Jambi daerah pemilihan (Dapil) Sarolangun, H Salam, menunjukkan arogansinya di Bandara Sultan Thaha, Jambi Selatan, Kota Jambi, Sabtu (7/1) malam. Akibatnya, Salam ditegur petugas bandara.

Bukannya menurut, Salam malah memarahi petugas itu hingga beberapa menit. Dia bahkan sampai melakukan perbuatan tidak menyenangkan terhadap petugas itu.

Kejadian memalukan aksi arogansi itu terekam oleh kamera ponsel amatir pengunjung. Lalu, video tersebut beredar pula di youtube.com. Video berjudul “anggota DPRD Jambi marah dan tampar petugas bandara” itu, berdurasi sekitar 3 menit. Di video itu jelas tergambar adegan saat H Salam menampar petugas bandara dengan tangan kirinya.

Aksi arogan Salam itu diketahui terjadi di depan ruang customer service center (CSC). “Kamu tau dak aku siapo? (kamu tahu aku siapa?) Aku ini anggota DPRD provinsi, tau dak kau!” kata Salam sambil membentak dan menunjuk petugas bandara.

Sementara, petugas berbaju seragam biru itu terlihat tak melakukan perlawanan. Ia berusaha menegur secara halus anggota dewan tersebut supaya memindahkan mobil yang diparkirnya di depan CSC. Namun, Salam tetap tak terima, dan dengan arogannya anggota dewan tersebut terus menghardik petugas tersebut.

“Kau nih tau dak aku cuma sebentar, jangan cuma karena kau pake baju ini (seragam bandara) sok-sokan (sombong) kau. Kau tau dak siapo aku!” hardik Salam, sekali lagi.

Tak pelak, hal ini menjadi tontonan warga maupun penumpang bandara Sultan Thaha yang saat itu berada di lokasi.

Terpisah, Operation Services Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Indra, saat dikonfirmasi kemarin (8/1) menceritakan soal kejadian tersebut. Katanya, anggota Avsec menegur Salam agar memindahkan mobil yang diparkir di area drop zone. “Namun tidak terima sehingga cekcok,” ujarnya.


Terkait aksi ”sentuhan tangan” yang dilakukan H Salam terhadap petugas bandara, Indra mengatakan hal itu bukan tamparan, melainkan hanya jeweran di telinga. “Tidak menampar, dia mau jewer namun mengelak,” tambah Indra.

Menimbang hal ini tak ingin menjadi konsumsi publik, pihak bandara mengajak anggota dewan tersebut ke ruang posko Avsec guna mediasi. “Supaya tidak menjadi tontonan. Tapi beliau sudah menyadari setelah kita jelaskan dan beliau sudah buat surat pernyataan tidak akan mengulanginya lagi,” jabarnya.

Meski Salam sudah meminta maaf, namun pihak bandara tetap menghubungi Ketua DPRD Provinsi Jambi dan melayangkan protes keras terhadap sikap arogansi oknum anggota dewan provinsi tersebut.  “Akan kita diserahkan ke Badan Kehormatan DPRD untuk ditindaklanjuti,” beber Indra.

Untuk diketahui, H Salam ke bandara bertujuan untuk menjemput keluarganya. Tiba di bandara, ia memarkir kendaraannya lebih kurang 5 menit tanpa ada kegiatan apapun.

“Kalau untuk di drop zone, tidak boleh parkir kecuali ada aktivitas naik turun penumpang. Nah beliau tidak ada aktivitas, makanya kita tegur,” jelas Indra.

Arogansi anggota DPRD Provinsi Jambi H Salam di Bandara Sultan Thaha Jambi, sudah viral secara nasional. Ketua DPRD Provinsi Jambi Cornelis Buston mengatakan, ia kaget mengetahui kejadian tersebut. Bahkan ia mengakui pihak bandara telah menghubungi dirinya mengenai kejadian tersebut.

Salam belum ada tanggapan. Dihubungi ke beberapa nomor ponselnya, kesemuanya bernada tidak aktif. Namun, dari akun facebook yang biasa ia pakai, Salam menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak atas insiden yang terjadi di Bandara Sultan Thaha. (pojoksatu)

(Visited 14 times, 1 visits today)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *