Tragis! Punya Istri Cakep Malah Jadi ‘Piala Bergilir’ Anggota Keluarga


Kecantikan Kamtini bukan membawa manfaat bagi keluarganya. Melainkan dijadikan arena bancakan famili suaminya, Arifin, 50. Karena, lebih dari 10 tahun Kamtini dijadikan pemuas nafsu anggota keluarganya itu.

Setiap lelaki normal pasti mendambakan istri yang cantik, bodi seksi, sekel nan cemekel. Itu merupakan fantasi seksual setiap lelaki. Tapi apakah semuanya bisa tercapai? Jelas tidak! Lebih banyak yang mendambakan Banowati, tapi dapatnya Limbuk. Tapi paling celaka adalah, meski sudah berhasil mendapatkan istri cantik yang enak digauli dan perlu, tapi ternyata cinta istri itu diobral ke mana-mana. Siapa saja akan dilayani, asalkan bisa memuaskan gejolak nafsunya.

Di Surabaya, salah satu korbannya adalah Arifin, seorang pengusaha kayu dan kitchenset sukses. Secara materil, keluarga Arifin ini memang serba kecukupan. Tapi secara moriel, dia menderita tekanan batin luar binasa.

Soalnya, Kamtini, istri cantik yang sangat dicintainya itu ternyata menjadi milik bersama, seperti perseroan saja. Meski bukan suaminya, asal para famili Arifin ini membutuhkan tubuhnya yang molek, dilayani saja di berbagai hotel.

Melihat kecantikan Kamtini yang nyaris sempurna, memang bikin banyak lelaki berubah ukuran celananya. Setiap melihat penampilan bini Arifin, banyak lelaki yang langsung membayangkan macem-macem. Bagi orang lain, sepertinya memang susah mendapatkannya.

Baca juga : Sadis, Bankir Inggris Ini Bunuh 2 Perempuan Indonesia dan Merekamnya dengan Kamera Ponsel

Tapi bagi kalangan dekat, itu hal mudah. Meski tak ada hubungan dengan amnesty pajak, asal tahu caranya, akan tiba pada slogan: singkap, tembus, lega!

Agaknya Kamtini memang termasuk wanita yang haus seks, sementara Arifin karena kesibukan kerjanya, semakin loyo saja belakangan. Ketika saat menikah usia 35 tahunan, dia memang masih rosa-rosa macam Mbah Marijan.

Sebagai keluarga baru, kehidupan ranjang Arifin – Kamtini itu nyaris seperti resep dokter: 3 kali seminggu sesendok makan!

Tapi seiring usia dan kemajuan usaha, Arifin tak bisa mengimbangi gairah istrinya yang selalu menyala-nyala bagaikan api PON. Ketika Kamtini membutuhkan kehangatan malam, Arifin tak bisa melayani karena sudah kecapekan di toko.


Seminggu dua minggu istri masih tahan, tapi sebulan terus begitu saja, mulailah Kamtini mencari tokoh alternatif. Sosok yang turun dari langit nggak apa-apa, yang penting dia menjadi agen perubahan. Maksudnya, mengubah kamar yang dingin jadi penuh kehangatan.

Mulailah Kamtini memancing-mancing kakak ipar. Karena lelaki normal, ditawari “ikan hias” goreng, langsung saja mau. Lain hari, adik ipar juga dikilik-kiliknya, dan karena ditawari barang mulus tentu saja dilayani sampai merem melek.

Lama-lama “pasar” istri Arifin ini makin meluas. Rupanya Kamtini ini mengacu promosi ala RM Padang: kalau tidak enak beritahu kami, kalau enak beritahu teman-teman!

Selama bertahun-tahun akhirnya Kamtini menjadi milik bersama, dari kakak, adik ipar, sepupu, bahkan Oomnya juga. Hanya hari Sabtu dan Minggu Kamtini menjalani kehidupan benar, gunakan hari itu khusus untuk jalan-jalan bersama keluarga.

Tapi hari lainnya , yakni di hari-hari sibuk suami Senin hingga Jumat, famili Arifin bersama Kamtini sibuk mensukseskan “slogan”: singkap, tembus, lega!

Arifin bukannya tidak tahu. Tapi meski tahu, demi kerukunan bersama, dia mencoba diam. Kamtini memang sudah minta maaf, tapi selalu diulangi melulu. Mata-mata Arifin, dari sopir taksi, pedagang bakmi tek-tek, tukang becak, satpam hotel; semua memberi kesaksian sama bahwa Kamtini berganti-ganti membawa sanak famili ke hotel.

Habis sudah kesabaran Arifin. Kali ini dia memelototkan mata, untuk tunjukkan kewibawaan suami. Karena pada istri sendiri, jadi dijamin tak ada ustadz yang nangis karenanya. Yang nangis justru Kamtini, karena mau digugat cerai ke Pengadilan Agama.

Tapi Arifin capek jadi penyabar dalam urusan beginian. Maka ketika Kamtini merengek-rengek jangan sampai diceraikan, Arifin tetap mengusung skandal istrinya ke meja hijau Pengadilan Agama Surabaya.

Kamtini penganut tobat tomat, habis tobat langsung kumat. (JPNN/Gunarso TS)

(Visited 60 times, 5 visits today)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *