Ini Dia, Bocah Jenius Penemu Pohon Listrik dari Aceh


naufal-raziq-si-penemu-pohon-listrik-dari-aceh-161128pTak ada yang menyangka kalau pohon dapat menjadi sumber energi listrik dan menerangi puluhan rumah di Kota Langsa, Banda Aceh. Pohon pijar itu pertama kali ditemukan oleh siswa yang duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama, Naufal Raziq.

Dikutip laman Acehprov.go.id, Senin 28 November 2016, penemuan itu berawal dari pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang diikutinya di sekolah. “Suatu hari, sepulang sekolah dia menjumpai saya. Ayah, buah-buahan ini bisa menghasilkan energi listrik, ayo kita mencobanya,” kata ayah Naufal, Supriaman.

Pemahaman Naufal saat menerima pelajaran di sekolah, ternyata menarik perhatian para guru. Hingga suatu hari Naufal dibawakan brosur tentang perlombaan teknologi tepat guna, dari BPM Provinsi Aceh.

Naufal lalu meminta sang ayah untuk membimbingnya agar bisa ikut perlobaann tersebut. Pada 2014, Naufal mulai melakukan riset energi listrik dari buah kentang. Berbekal teori dari pelajaran IPA, Naufal lantas meriset buah dan pohon yang mengandung zat asam, agar dapat menjadi sumber energi listrik.

Hingga akhirnya dia memilih pohon kayu kedondong pagar yang dinilai memiliki kadar asam tertinggi dari pohon lain yang telah diuji coba sebelumnya, seperti pohon mangga. Hasil temuan energi dari pohon kayu memang sederhana.

Pohon Kedondong
Pohon Kedondong

Rangkaian itu terdiri dari pipa tembaga, batangan besi, kapasitor dan dioda, arus listrik yang dihasilkan sangat tergantung kepada kepada kadar keasaman pohon. Sebelumnya Naufal sudah melakukan lebih dari 60 kali percobaan dan menelan biaya tidak kurang dari Rp14 juta.


Pohon Pijar di Kampung

Naufal yang saat ini duduk di kelas III MTs Negeri Langsa Lama Aceh akhirnya digandeng PT Pertamina EP Rantau Field, dalam pendanaan dan pengembangan pohon pijar, untuk menerangi kampungnya yang belum tersentuh jaringan listrik.

Pohon pijar karya Naufal saat ini telah mampu menerangi sekitar 40 rumah di kampungnya. Meskipun masih dalam volt rendah dan hanya cukup menyalakan lampu di malam hari, penemuan anak yang berusia 14 tahun itu, sangat membantu lingkungan sekitar kampungnya.

pohon-pijar-di-kampung“Sementara baru untuk lampu saja. Di desa kan nyala hanya malam hari, siang istilahnya di-charge,” ucap Naufal seperti dikutip laman Pertamina.com.

Pohon Kedondong Pagar dipilih karena ketersediaannya yang melimpah di Kota Langsa, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Selain sebagai penghasil listrik, pohon pijar Naufal juga memiliki manfaat lain.

Kulit getah pohon tersebut bisa digunakan sebagai obat luka bakar serta daun yang tumbuh, dijadikan untuk makan ternak. [oto]

(Visited 73 times, 1 visits today)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *