Dipaksa Berbuat ‘Amoral’, Seluruh Polisi di Kota Ini Mengundurkan Diri


kisah-pengunduran-diri-seluruh-anggota-kepolisian-bunker-hill-tribun_20161216_064903Mungkin sebagian besar dari kita tak pernah membayangkan jika anggota kepolisian melakukan unjuk rasa dan mogok kerja.

Namun, itulah yang terjadi di Bunker Hill, sebuah kota kecil di negara bagian Indiana, Amerika Serikat. Seluruh anggota kepolisian kota ini sepakat untuk mogok kerja.

Apa sebabnya? Mereka beralasan mendapatkan banyak tekanan setelah beberapa kali menilang sejumlah pejabat kota akibat melakukan pelanggaran lalu lintas.

Selain itu, para polisi itu mengaku kerap dipaksa anggota dewan setempat untuk melakukan hal-hal yang mereka anggap “ilegal, tak beretika, dan amoral”.

“Kami tak bisa menutup-nutupi hal ini lagi. Mereka (pemerintah) sepertinya memang tak ingin punya polisi lagi,” kata Michael Thomison, kepala kepolisian Bunker Hill.

Thomison mengatakan, para anggota dewan pernah meminta polisi untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap latar belakang para politisi pesaing yang juga bekerja di dewan kota.

“Mereka juga meminta kebebasan untuk mengakses semua data kepolisian,” tambah Thomison.

Para petugas juga mengaku kerap bermasalah jika menindak para anggota dewan yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas.

Dinas kepolisian Bunker Hill memang tak besar karena hanya terdiri atas Thomison dan empat deputi cadangan. Keempat deputi ini malah bersifat sukarela karena tak mendapatkan gaji.


Dengan kekuatan minim dan “nyaris” sukarela, Thomison dan empat rekannya harus mengamankan kota berpenduduk 800 orang itu.

Thomison sendiri sudah empat tahun menjadi kepala polisi sebelum mengundurkan bersama keempat deputinya itu pada Senin (13/12/2016).

“Kami memiliki masalah dengan anggota dewan kota dan ada sejumlah kegiatan mereka yang kami rasa merupakan agenda pribadi,” kata Thomison kepada stasiun televisi WTTV.

“Mereka tak mau berkomunikasi dengan kami dan selalu menutup diri,” tambah dia.

Salah seorang deputi kepolisian Bunker Hill, Joshua Graham mengatakan, sebenarnya mereka tak ingin meninggalkan pekerjaan tersebut.

“Mereka (anggota dewan) hanya ingin melakukan apa yang mereka mau, tak peduli hal itu melanggar hukum atau tidak,” ujar Graham.

Namun, dewan kota Bunker Hill membantah semua pernyataan Thomison dan menegaskan tak pernah memerintahkan kepolisian terlibat dalam berbagai kegiatan ilegal atau tak beretika.[trib]

(Visited 36 times, 1 visits today)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *