Bikin Heboh! Cahaya Memancar dari Liang Kubur, Ini Jawaban Pihak Keluarga


Foto yang memperlihatkan prosesi pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Islam Senawang, Malaysia viral di media sosial.
Foto yang memperlihatkan prosesi pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Islam Senawang, Malaysia viral di media sosial.

Sejumlah foto yang memperlihatkan prosesi pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Islam Senawang, Malaysia viral di media sosial.

Dilansir Eberita.org, Senin (26/12/2016),dalam foto tersebut, sejumlah orang tengah menutup liang kubur jenazah bernama Mohd Khairi.

Menariknya,terlihat ada sinar berwarna kuning memancar dari dalam liang kubur.

Sontak sinar dari dalam liang kubur tersebut menjadi perbincangan pengguna media sosial.

Banyak yang menilai sinar tersebut hanyalah hasil editan.

Sementara itu, saat diminta tanggapannya soal beredar gambar tersebut, pihak keluarga almarhum Mohd Khairi mengatakan tidak terlalu ambil pusing .

“Ini mungkin cahaya Dhuha atau lensa kamera karena ketika pemakaman, tidak ada hal luar biasa terjadi di pemakaman,” kata Nazri Zainuddin (41) adik dari Mohd Khairi .

Lanjutnya, gambar tersebut diakuinya pertama kali menyebar lewat aplikasi WhatsApp.

“Kami juga sudah memberi tahu seluruh anggota keluarga untuk tidak mempermaslahkan soal itu, kalau ditanggapi nanti menimbulkan masalah lain,” ungkapnya.

Nazri mengatakan, semasa hidup, kakanya itu adalah seorang yang baik, ia meninggal karena serangan jantung.

“Ia adalah seorang guru dan baik pada semua orang, kami meminta semua untuk mendoakan kakak agar selamat di sana,” terangnya.

Akibat Duduk di Atas Kuburan

Manusia yang bernyawa pasti akan mati. Segala sesuatu yang ada di dunia ini hanyalah bersifat sementara.
Kita hanya berperan sebagai pengembara yang mencari rahmat dan ridha Allah SWT, agar dapat pergi ke tempat yang paling istimewa.

Dilansir Eberita.org, kita tak akan pernah tahu, kapan kita akan kembali kepada Allah SWT.

Hanya saja, kita harus selalu ingat terhadap hak dan kewajiban kita selama hidup di dunia ini.


Baik pada diri kita sendiri maupun pada orang lain.

Salah satunya, ketika ada saudara seiman yang meninggalkan kita lebih dulu.

Maka sudah menjadi kewajiban kita untuk mengurus dan menghormatinya.

Ya, kita bukan hanya harus menghormati orang yang masih hidup di dunia.

Tetapi, pada mereka yang telah wafat pun, perlu kita hormati.

Salah satunya pada tempat yang menjadi peristirahatannya sementara, yakni kuburan.

Ada hal yang tidak boleh kita lakukan. Apakah itu?

Sebagai seorang muslim, makruh hukumnya bila kita duduk di atas kuburan saudara seagama atau menginjak dengan kaki kita.

Sebagaimana Rasulullah bersabda, “Janganlah kalian duduk di atas kuburan dan jangan shalat menghadap kepadanya,” (Diriwayatkan Muslim).

Rasulullah juga bersabda, “Seandainya salah seorang dari kalian duduk di atas bara api kemudian bara api tersebut membakar pakaiannya dan mengenai kulitnya, itu lebih baik baginya daripada duduk di atas kuburan,” (Diriwayatkan Muslim).

Ketika pergi ke kuburan untuk mendoakan ahli kubur, maka usahakanlah jangan sampai kita duduk di atas kuburan saudara seiman kita.

Sebab, kita tak pernah tahu bagaimana kondisi mereka di dalamnya.

Dan kita tahu, itu merupakan tempat peristirahatan bagi jasad-jasad mereka.[trib]

(Visited 20 times, 1 visits today)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *