Begini Perdebatan Reza Artamevia vs Gatot Brajamusti


reza_dan_gatotHubungan guru dan murid yang terjalin selama 12 tahun antara Gatot Brajamusti dan Reza Artamevia, akhirnya putus. Keduanya, kini bahkan saling menyerang.

Reza lebih dulu melaporkan guru spiritualnya itu ke Kepolisian Daerah Metro Jaya dengan tuduhan melakukan penipuan, pada Jumat, 7 Oktober 2016.

Didampingi kuasa hukumnya, Ramdan Alamsyah, Reza merasa ditipu. Dalam laporan bernomor LP/4872/X/2016/PMJ/Dit Reskrimum, tertulis bahwa Gatot dituntut dengan Pasal 378 tentang penipuan, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Gatot, melalui kuasa hukumnya Ahmad Rifai, menyampaikan rasa tidak percaya kalau Reza melaporkannya ke Polda. “Kami sampaikan, Aa Gatot setengah percaya dan tidak percaya,” ujar Rifai, di kantornya, Ahad, 9 Oktober 2016.

Menurut Rifai, tindakan Reza melaporkan Gatot ke Polda adalah cara dia untuk membersihkan namanya dari ancaman jeratan hukum. Dia menyebut bahwa apa yang dikatakan Reza tidak benar. Berikut ini dua perdebatan antara Gatot versus Reza yang mencuat ke media massa.

1. Soal Aspat (Sabu)

Kuasa hukum Reza, Ramdan Alamsyah, mengatakan kliennya selama ini tidak mengerti jika aspat yang diberikan Gatot itu ternyata sabu. “Hari ini kami melaporkan Aa Gatot dengan pasal penipuan. Selama ini klien kami tidka mengerti zat aspat. Ternyata aspat itu sabu,” kata dia, seusai membuat laporan di Markas Polda Metro Jaya, Jumat, 7 Oktober 2016.


Dalam kesempatan yang sama, Reza menegaskan dirinya tidak tahu soal aspat. “Saya disangka, ‘Wah pemakai berat’. Gambaran saya juga disebut buruk. Saya tidak tahu bentuk sabu itu seperti apa. Saya tidak tahu aspat itu sabu,” ujarnya.

Keterangan Reza itu dibantah Gatot. Menurut kuasa hukum Gatot, Ahmad Rifai, Reza tahu persis apa itu aspat, istilah yang digunakan Gatot untuk menyebut sabu. Bahkan, dia menambahkan, Reza lebih dulu tahu sabu ketimbang Gatot.

“Yang benar aja aspat tidak tahu, Gatot bilang dia tahu lebih dulu, ini dia
membersihkan dirinya seolah-olah korban,” kata Rifai di kantornya, Minggu, 9 Oktober 2016.

2. Dimintai Uang untuk Membantu Orang, Ternyata Digunakan Membeli Aspat

Ramdan juga menuturkan bahwa beberapa kali Reza dimintai uang oleh Gatot. Alasannya, kata dia, untuk membantu orang yang tidak mampu. Namun, ternyata, uang itu digunakan untuk membeli aspat. “Selama ini diminta patungan berupa uang, baik transfer maupun tunai,” kata dia, Jumat, 7 Oktober 2016.

Keterangan Reza itu berbeda dengan yang disampaikan pengacara Gatot, Rifai. Menurut dia, Reza tahu soal aspat dan bahkan pernah membantu Gatot membeli barang tersebut dari seorang bandar narkoba. (tc)

(Visited 24 times, 1 visits today)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *