Alamak! Hujan Deras, Pria Ini Garap Istri Tetangganya di Gubuk


gubuk

Nafsu Wayan Suar, 33 tiba-tiba memuncak. Pria ini nekat memerkosa tetangganya sendiri, Ni Ketut S, 40, pada sebuah gubuk saat hujan lebat pada Senin (14/11). Akbatnya aksinya, pria yang kerap disebut Bagong itu, harus rela dijebloskan ke tahanan Mapolsek Payangan.

Aksi pemerkosaan itu berawal ketika Ni Ketut S, sedang menggarap kebun. Lagi asyik berkebun, mendadak hujan lebat datang. Selanjutnya, S pun berteduh di salah satu gubuk di tegalan miliknya di Banjar Pausan, Desa Buahan Kecamatan Payangan.

Saat berteduh, S beristirahat sembari rebahan. Di saat bersamaan, kemudian datanglah Bagong ke tegal itu untuk ikut berteduh. ”Tanpa bicara apa-apa langsung Bagong memeluk korban dan berusaha melepas celana training yang dipakai oleh korban dengan paksa. Karena korban tidak kuat melawan akhirnya pelaku berhasil melepas pakaian korban dan melakukan pemerkosaan terhadap korban,” ujar sumber internal kepolisian sore kemarin.

Selanjutnya kurang lebih 10 menit menjalankan aksi kuda lumping, pelaku langsung bergegas pergi dan memakai pakaiannya. ”Pelaku Bagong ini langsung pergi berlari meninggalkan korban karena suami korban keburu datang,” ujarnya.

Saat sang suami korban I Made R tiba di lokasi kejadian, korban S menangis dan menceritakan hal tersebut kepada suaminya. Korban S menjelaskan kronologis kejadian pemerkosaan kepada sang suami yang tertunduk lemas mendengar kesaksian sang istri.

Suami korban yang memang kenal dengan Bagong langsung menelponnya. Tak lama usai ditelpon, Bagong langsung singgah ke rumah korban. Di rumah korban, Bagong pun menyesali perbuatannya dan sempat minta maaf.


”Pelaku sempat mohon supaya kejadian itu tidak dilanjutkan, maksudnya minta damai,” ujar sumber.

Namun, dari pihak keluarga tidak terima dengan aksi keji Bagong yang tega menggarap istri tetangganya sendiri.

Sang suami pun sempat shock mendengar penyataan pelaku Bagong hingga dia harus berobat ke Pustu Payangan di Desa Buahan Kaja.

Setelah sembuh dari shock, korban didampingi sang suami melaporkan kejadian itu ke Polsek Payangan.

Kapolsek Payangan, AKP Gede Endrawan membenarkan kejadian itu. Pihaknya telah menyarankan korban melakukan visum et repertum di RS Sanjiwani Gianyar. ”Kami telah memeriksa saksi-saksi,” ujar AKP Endrawan. Jeruji besi pun menanti Bagong, tetangga kurang ajar ini. (jawapos)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!